selama ini saya senang telah memliki dia, saya bersyukur dia telah mewarnai kehidupan saya. dia tahu apa saja yang saya inginkan bahkan dia tahu apa yang saya rasakan. wahai tuhan saya telah menganggap dia sebagai mahluk yang kau berikan untuk hamba. tapi kenapa suatu saat jarak memisahkan saya sangat merasa kesepian bahkan kehidupan yang dulu saat saya suka menyendiri terulang kem

bali, ya tuhan bukannya egois yang ku miliki sekarang, tolong lah berikan suatu keajaiban di mana kalau emang dia jodoh hamba setidaknya berikan lah hamba ketenangan agar hamba tidak kesepian, hidup terasa datar kalau begini terus, kalau saja waktu bisa di putar.
hal yang hamba rasakan sekarang bukannya hamba egois, tp kalau boleh mengulang yang dulu setidaknya hamba berusaha memberikan dia kebahagiaan, maaf bukannya gak ikhlas atau membahas yang lalu2, setidakny
a hal ini yang aku pendam. jujur tuhan selama ini aku rela menemani dia dalam kegiatan apapun pada saat masih bareng, aku rela mendatangin dia walaupun jarak sangat jauh dan jujur pada awalnya hal ini sedikit di tentang oleh ortu karena mereka khawatir, tp saya tetap bersi keras akan saya lanjutkan semi dia, demi kebahagian kami bersama terutama saya ingin membuktikan betapa saya benar2 mencintai dan menyayangi dia. hal ini saya lakukan mungkin juga secara tidak langsung memperbaiki hal2 yang dulu saya jahat ke dia sehingga masuk RS, namun hal ini saya lakukuan agar dia bisa menerima saya kembali dan saya berjanji tidak akan mengulangin hal yang sama.
saya bahagia ketika saya menceritakan kehidupan yang indah saat bersama dia dengan teman-teman dan sahabat saya, yang saya salut mereka bertanggapan "betapa romantisnya pengorbanan kamu win" hal ini jujur saya tidak ingin mendapatkan pujian ataupun kata2 seperti itu, yang ada di benak saya hanya ingin membuat dia bahagia selalu.
pada suatu saat kami mendapatkan masalah dan dia meminta saya datang dan menerima semua keinginan saya, saya sudah lakukan bahkan sudah memesan tiket, tp suatu hari dia tidak bisa jauh dari temen deket dia, tp saya berusah untuk tidak emosi n keras kepala, bahkan saya menyerah begitu saja dan merobek tiket yang sudah saya beli hingga sahabat saya berkata "sabar bro". saya sempat drop bgt pada saat itu bahkan bisa di bilang mogok kuliah hingga 1 minggu karena saya sangat terpukul.
pada saat itu saya tidak bisa membohongi perasaaan saya yang gundah, saya gak bisa hidup tanpa support dan motivasi dari dia juga terutama kasih sayang yang dia berikan ke saya, pada suatu saat saya mencoba kembali bersama dia dan saya senang dia merasakan hal yang sama dengan yang saya rasakan, dan bahkan dia menerima semuanya, bahkan syarat2 yang saya inginkan ke dia. jujur tuhan saya percaya dengan dia, pada perasaan saat ini saya belum dapat sesuatu yang mengejutkan dari dia semenjak terkhir kalinya dia menemani saya tinggal di kota saya sekarang tepatnya 1 tahun lalu. jujur saya tidak meragukan cinta dan kasih sayang dia, tp entah mengapa hati dan perasaan saya ragu akan dia walaupun saya telah coba buang jauh2 perasaan itu tp selalu menghantui. mungkin hal yang saya ingikan sekarang bukan semata-mata menyuruh atau memberatkan dia. saya cuma ingin dia berkorban dan membuktikan kembali rasa sayng dan cinta dia ke saya pada saat sekarang, mungkin saya agak sedikit marah tapi dalam hati saya, saya ingikan itu dia datang tanpa ada rasa terbebani dan terpaksa, saya berharap dia datang kemari semata2 memberikan saya kepercayaan hati saya ke dia kembali seperti dulu dan dia semata-mata ingin memberikan kejutan dan kebahagiaan untuk saya. mungkin ini yang saya harapkan dari dia ya tuhan, mungkin dia tidak berpikir seperti itu dan mungkin juga saya terlalu berlebihan dan berharap. maaf bgt tuhan untuk dia sementara ini saya masih sedikit kecewa sehingga saya malas ngapa2en bahkan naggapin dia.
akhir kata saya semoga kedepannya kami bisa terus bersama dan ditakdirkan untuk bersama, itupun atas ijin mu ya tuhan, allah maha besar. untuk dia sekali lagi saya berirahu bahwa saya Egois mencintai kamu, saya Egois memiliki kamu, saya Egois sayang kamu seorang, saya Egois akan kehadiranmu kamu. semoga kita selalu bersama selamanya seperti janji saya pada masa smk dahulu dan tercapai suatu saat nanti. aku sayang kamu cinta. aku rindu kehadiranmu di sisiku cinta. dan aku tulis ini hanya untuk kamu tau apa yang saya rasakan hingga saya tidak menyangka hanya menuliskan hal ini menetes air mata saat mengungkapkannya.. akhir kata wassalam... ERWIN sayang RIZKI ADRIANA